OpenCart untuk Jualan Online

Logo OpenCartOpenCart mesti dipertimbangkan oleh setiap pedagang online yang berniat menggelar dagangannya di internet. Open source, gratis, fitur yang cukup lengkap, kemudahan dipahami dan digunakan, multi bahasa, multi mata uang, serta dukungan terhadap SEF (Search Engine Friendly) URL, membuat OpenCart layak dibandingkan dengan paket-paket eCommerce lain yang sudah terlebih dahulu hadir meramaikan dunia jualan online.

Fitur-Fitur OpenCart

Berikut ini fitur-fitur OpenCart yang menjadi highlight dalam situs www.opencart.com:

  • Kategori bertingkat dan tidak terbatas.
  • Jumlah produk tidak terbatas.
  • Jumlah pabrikan tidak terbatas.
  • Multi mata uang, bisa menggunakan lebih dari satu mata uang dengan nilai konversi antar mata uang.
  • Multi bahasa, meliputi bahasa toko online dan nama serta penjelasan masing-masing produk atau kategori.
  • Ulasan produk, yang bisa diberikan oleh pelanggan ataupun pembaca situs toko online untuk setiap produk.
  • Penilaian produk, pelanggan dan pembaca situs toko online bisa memberikan nilai dengan skala 1 s/d 5 untuk sebuah produk.
  • Open source, source code tersedia untuk dipelajari bagi yang tertarik.
  • Dokumentasi tersedia dalam situs www.opencart.com.
  • Bisa menerapkan template yang berbeda agar tampilan toko online lebih menarik.
  • Gambar produk bisa otomatis diperbesar dan diperkecil.
  • Sistem pengiriman dan pembayaran yang beraneka ragam dan bisa ditambah sesuai keperluan

Catatan: Versi OpenCart yang saya pakai dalam posting ini adalah 1.3.2.

Dalam salah satu halaman di situs www.opencart.com terdapat perbandingan fitur antara OpenCart, osCommerce, dan PrestaShop, dimana di situ ditampilkan OpenCart lebih unggul dalam beberapa fitur dibandingkan dua kompetitornya. Pada saat tulisan ini diturunkan, tabel perbandingan antara OpenCart, osCommerce, dan PrestaShop bisa dilihat di halaman berikut ini: http://www.opencart.com/index.php?route=information/features.

Namun, karena versi masing-masing perangkat lunak eCommerce tersebut terus berkembang, fakta yang terdapat dalam tabel tersebut tentu bakal berubah sesuai dengan penambahan fitur dari masing-masing perangkat lunak.

Berikut ini saya ulas hightlight dari beberapa fitur OpenCart yang cukup menarik.

OpenCart bisa Multi Bahasa

Hampir semua calon pelanggan di Indonesia lebih menyukai toko online yang berbahasa Indonesia. Alasannya sederhana, hanya sebagian kecil saja dari mereka yang mengerti bahasa lain, termasuk bahasa Inggris. Oleh karena itu, fitur multi bahasa dan penerapan bahasa Indonesia dalam sebuah toko online adalah suatu keharusan. OpenCart memiliki fitur multi bahasa yang memudahkan pelanggan berganti bahasa dari satu bahasa ke yang lainnya hanya dengan sekali klik.

Terdapat dua paket bahasa lokal untuk OpenCart, yaitu paket untuk Katalog, dan paket untuk Admin. Yang terpenting adalah paket untuk Katalog, karena paket tersebut menentukan bahasa toko online yang akan dilihat dan dibaca oleh pelanggan. Sedangkan untuk paket Admin kita bisa tetap menggunakan bahasa Inggris kalau kita sudah cukup mengerti menu dan fungsi administrasi OpenCart dalam bahasa Inggris.

Agar Katalog OpenCart bisa berbahasa Indonesia, kita perlu mengunduh berkas lokal bahasa Indonesia dari alamat berikut ini: http://www.opencart.com/index.php?route=contribution/contribution/info&category_id=7&contribution_id=141. Setelah diunduh, salin berkas bahasa Indonesia tersebut ke /catalog/language, lalu daftarkan menggunakan layar administrasi Admin > Configuration > Localisation > Language.
Gambar berikut menunjukkan layar halaman utama toko online demo OpenCart dalam komputer lokal yang sudah menggunakan bahasa Indonesia:

Halaman utama toko online demo OpenCart

OpenCart bisa Multi Mata Uang

Sering kali harga sebuah produk ditentukan oleh dollar Amerika, namun harga jual yang ditampilkan dalam toko online mesti tetap menggunakan Rupiah. Apabila acuan yang digunakan dollar Amerika, begitu terjadi pergerakan harga dollar terhadap Rupiah, harga barang pun harus ikut bergerak untuk menghindari kerugian akibat perbedaan nilai tukar.

OpenCart punya fitur multi mata uang yang menjamin harga barang yang ditampilkan ke pelanggan menyesuaikan dengan harga jual barang tersebut yang diukur dalam mata uang lain. Banyaknya mata uang yang bisa ditampilkan tidak terbatas. Kita bisa menggunakan layar administrasi untuk menentukan nilai tukar antara satu mata uang dengan mata uang lain, atau memanfaatkan update otomatis yang bisa diatur melalui layar administrasi.

Gambar berikut menunjukkan daftar mata uang yang ditampilkan dalam layar administrasi OpenCart:

Daftar mata uang dalam layar administrasi OpenCart

OpenCart Punya SEF URL yang Cantik

Salah satu fitur yang cukup menarik dari OpenCart adalah SEF URL yang memberikan kebebasan kepada kita untuk mendefinisikan URL produk dan kategori agar lebih ‘cantik’ dan ‘bersahabat’ dengan search engine seperti Google dan Bing. SEF URL didefinisikan per produk dan kategori, sehingga kita bisa memilih untuk menerapkannya untuk produk atau kategori tertentu.

SEF URL juga berlaku secara multi bahasa, apabila toko online kita hendak dibuat untuk mendukung multi bahasa. Dengan kata lain, bahasa yang ditampilkan ke pelanggan boleh bermacam-macam, namun SEF URL untuk sebuah produk atau kategori hanya ada satu.

Berikut ini contoh-contoh SEF URL dalam OpenCart:

  • http://opencart.local/ipod-classic (produk)
  • http://opencart.local/desktops (kategori)
  • http://opencart.local/apple (pabrikan)
  • http://opencart.local/about-us (CMS)

Gambar berikut menampilkan halaman detil produk dari OpenCart yang sudah menerapkan SEF URL:

Halaman detil produk OpenCart dengan SEF URL

SEF URL tidak secara otomatis dihidupkan dalam OpenCart, melainkan harus diatur terlebih dahulu melalui layar administrasi. Untuk menghidupkan fitur SEF URL, buka layar administrasi melalui menu Admin > Configuration > Setting > Server. Dalam form konfigurasi Server yang dimunculkan, ubah isian Use SEO URL’s ke Yes. Jangan lupa untuk mengubah nama berkas .htaccess.txt menjadi .htaccess dalam sistem berkas OpenCart.

Shopping Cart dan Checkout OpenCart

Dalam bagian ini akan dibahas shopping cart dan proses checkout dalam OpenCart. Dua hal tersebut adalah suatu keharusan dalam sebuah paket eCommerce.

Shopping Cart

Sebagai salah satu mesin eCommerce, OpenCart menerapkan konsep kereta belanja (shopping cart) sebagai wadah sementara pada saat berbelanja online sebelum proses checkout. Penerapan shopping cart memang sudah lazim pada sebuah paket eCommerce. Sebetulnya praktek ini meniru hal yang sama ketika pelanggan berbelanja di toko swalayan, dimana pelanggan membawa sebuah kereta belanja untuk menampung barang belanjaan sebelum membayar di kasir.

Gambar berikut ini menunjukkan isi sebuah shopping cart pada toko online demo OpenCart:

Shopping cart pada OpenCart

Proces Checkout

OpenCart mengharuskan pelanggan melakukan registrasi di toko online sebelum bisa melakukan proses checkout. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan bahwa registrasi bisa membantu pelanggan dalam beberapa hal termasuk pelacakan order yang telah dibuat oleh pelanggan. Proses registrasinya sendiri tidak rumit, hanya memasukkan beberapa informasi pelanggan seperti email, alamat, dan nomor telpon.

OpenCart tidak menerapkan checkout satu halaman, melainkan tiga langkah yang dimulai dari Informasi Pengiriman, Informasi Pembayaran, dan Konfirmasi Pesanan. Gambar-gambar berikut menunjukkan langkah demi langkah dalam proses checkout OpenCart.

Informasi Pengiriman dalam OpenCart

Informasi Pembayaran dalam OpenCart

Konfirmasi Pesanan dalam OpenCart

Layar Administrasi OpenCart

OpenCart menyediakan layar-layar administrasi yang memudahkan pemilik toko online untuk menjalankan tugas-tugasnya. Terdapat enam menu utama dalam OpenCart yang masing-masing terdiri atas sub menu yang jumlahnya cukup banyak. Masing-masing sub menu mewakili tugas-tugas administrasi tertentu. Gambar berikut menunjukkan layar administrasi OpenCart dengan tab-tab yang menggambarkan menu utama.

Layar administrasi OpenCart

Admin

Menu Admin menyediakan fungsi-fungsi administrasi berupa pengaturan toko online, misalnya mengatur bahasa, mata uang, menyunting informasi user admin, dan backup/restore data.

Catalog

Menu Catalog menyediakan fungsi-fungsi untuk melakukan tugas utama seorang pemilik toko online, misalnya memasukkan informasi produk, kategori, pabrikan, dan CMS.

Extensions

Menu Extensions menyediakan fungsi-fungsi untuk menambah kemampuan OpenCart yang bisa diperoleh dari plug-in atau modul yang dibuat oleh seorang developer untuk melakukan tugas tertentu. Misalnya modul pengiriman khusus untuk kurir yang berada di Indonesia.

Customers

Menu Customers menyediakan fungsi-fungsi yang berkaitan dengan pelanggan dan pesanan. Misalnya melihat informasi jumlah pelanggan, jumlah pesanan, dan kupon.

Reports

Menu Reports menyediakan informasi laporan yang dibutuhkan oleh pemilik toko online, seperti misalnya laporan penjualan, produk yang paling banyak dilihat, dan produk yang paling banyak dibeli.

Help

Sesuai dengan namanya, menu Help menyediakan fungsi-fungsi bantuan, seperti dokumentasi, dan tautan ke forum OpenCart global dimana kita bisa belajar dari pakar-pakar OpenCart di seluruh dunia.

Kesimpulan

OpenCart merupakan paket eCommerce open source yang kaya fitur dan mudah digunakan. Dengan fitur-fiturnya yang tidak kalah dengan paket eCommerce lain yang sudah terlebih dahulu ada seperti osCommerce dan OpenCart, dan kelebihan-kelebihan yang hanya dimiliki oleh OpenCart membuatnya layak dipertimbangkan sebagai salah satu paket eCommerce untuk menjalankan sebuah toko online.

Posting Terkait

CubeCart untuk Jualan Online
 
osCommerce untuk Jualan Online
 
Quick.Cart untuk Jualan Online
 
Zen Cart untuk Jualan Online
 
VirtueMart untuk Jualan Online
 
Magento Commerce untuk Jualan Online
 
Posting ini masuk kategori OpenCart, e-Commerce dan tag , .

81 Komentar terhadap OpenCart untuk Jualan Online

  1. Taro berkata:

    Salam Kenal mas,
    tulisan yang sangat menarik, saat ini saya sedang mempelajari openchart di localhost dan lumayan mudah dimengerti dibanding Prestashop, itu setidaknya bagi saya.kelebihan lainnya lebih ringan.
    Mas, untuk paket Bahasa Indonesia nya bisa minta di upload ulang? karena link yang dikaish diatas invalid.
    Juga extension yang buat paket courier di Indonesia.

    terimakasih

  2. Arie berkata:

    Salam kenal,
    Mohon pencerahannya, kenapa link menu header selalu defaultnya ke http://www.prestashop.com? Aku pergunakan theme darlyta 2
    Terimakasih

    • Agus Suhanto berkata:

      Link di header bisa saja di hardcode di template-nya. Silakan dilihat dulu, dan kalau memang di hardcode di template-nya berarti tinggal mengganti saja.

  3. Andry berkata:

    Alo mas Agus salam kenal ya…
    saya udah coba pake OC 1.4.7, dan sdh instal bhs Indonesia nya,
    saya mau tanya utk yg versi 1.4.8 itu bagus ga mas?
    Saya pgn coba aja, tp ada yg kasi info kalo
    versi itu blm compatibel spt versi 1.4.7..
    yg saya kuatirkan nanti settingan berantakan semua..

    trus utk template2 yg buat versi 1.4.7 itu bisa sy
    cari dmn ya mas/Mksh banyak mas, salam…

    • Agus Suhanto berkata:

      Saya skip versi 1.4.8 dan langsung pakai 1.4.8B. Yg saya notice cukup fundamental dr sisi security, 1.4.8B lebih baik dibanding 1.4.7.

  4. guruh berkata:

    mohon pencerahannya, gimana caranya, agar account yahoo masenger yang saya pasang di opencart, bisa untuk 2 account atau lebih,(saya ikuti petunjuk mas, cara memasang YM tanpa membuat module). mohon penjelasannya

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

*

Anda bisa menggunakan tag dan atribut HTML berikut ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Investasi Emas
trusmi.com
renang.com
opencart.web.id
wpreferral.com

Komentar Terkini