Sebagai blogger tentunya kita sering menerima tawaran untuk tukar link. Teorinya, semakin banyak kita bertukar link, semakin banyak link masuk yang masuk ke blog kita. Namun, kita perlu berhati-hati karena tukar link yang 'berlebihan' malah bisa membuat mesin pencari menjauhi blog kita. Salah satu cara tukar link yang baik adalah dengan menggunakan fitur lacak balik yang melengkapi kebanyakan software blog, tidak terkecuali WordPress.
Saya mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan yang telah memasukkan blog saya sebagai salah satu entri dalam blogroll-nya. Namun, sampai saat ini saya sendiri belum memasang blogroll dalam blog ini. Hal ini karena saya berhati-hati terhadap beberapa 'ketentuan' dalam Google yang bisa dibaca dalam Link schemes. Lihat bullet nomor 3: Excessive reciprocal links or excessive link exchanging ("Link to me and I'll link to you"). Kalau saling link aja potensial bisa berbahaya, apalagi skema piramid link atau lebih banyak yang 'menyamarkannya' dengan link award.
Sebagai salah satu cara tukar link yang baik adalah dengan menggunakan fitur lacak balik, atau dalam bahasa Inggris-nya lebih dikenal dengan pingback atau trackback. Dengan fitur ini sebuah link secara otomatis akan dibuat sebagai komentar dari sebuah posting di blog teman kita. Syaratnya, kita terlebih dahulu mesti mencantumkan link dari posting tersebut dalam sebuah posting di blog kita. Dengan demikian terciptalah mekanisme saling me-link.
Sisi Positif Lacak Balik
Berbeda dengan blogroll, mekanisme saling me-link dalam lacak balik hanya berlaku untuk satu posting saja, tidak berlaku untuk semua page dalam blog kita. Sisi positifnya link tersebut bersifat lebih relevan, karena biasanya kita akan mencantumkan link dari sebuah posting dari luar apabila isi dari posting tersebut ada kaitannya dengan isi posting kita.
Sisi positif lain kita tidak perlu memberitahu pemilik blog bahwa kita me-link ke posting dia. Mekanisme lacak balik berjalan secara otomatis. Mekanisme otomatis ini tentunya ada syaratnya. Situs atau blog yang kita refer mesti memiliki fitur ping agar mengenali permintaan lacak balik. Software-software blog yang bagus seperti WordPress sudah pasti memiliki fitur ini.
Syarat dan Konsekuensi Lacak Balik Bisa Berjalan
Lacak balik juga punya persyaratan tertentu agar bisa berjalan. Pemilik blog harus menghidupkan fitur ini dalam layar admin blognya. Kalau fitur tersebut tidak dihidupkan, mekanisme lacak balik tidak bisa berjalan semestinya.
Fitur lacak balik, dalam kondisi tertentu, bisa digunakan oleh link spammer untuk 'menipu' sebuah blog agar membuat link yang menuju ke website atau blog spammer. Namun, dalam WordPress mekanisme lacak balik telah dirancang dengan baik.
Pertama, WordPress akan melakukan cek otomatis apakah benar link posting kita tercantum dalam posting yang melakukan lacak balik. Kalau link tersebut tidak ditemukan, WordPress akan secara otomatis menghalau permintaan lacak balik tersebut.
Kedua, permintaan lacak balik bisa di-moderate. Sebagai pemilik blog kita bisa melakukan double check secara manual terhadap seluruh permintaan lacak balik yang datang. Walaupun permintaan lacak balik valid namun apabila kita sebagai pemilik blog tidak meng-approve-nya, lacak balik pun bisa dibatalkan.
Dalam WordPress, link yang dibuat oleh lacak balik akan ditambahi dengan atribut 'nofollow'. Atribut ini memberi tahu search engine bahwa link tersebut tidak akan mempengaruhi pagerank dari situs yang kita refer. Sejauh mana atribut ini dituruti oleh search engine tergantung dari implementasi internal masing-masing search engine.
Lacak Balik Internal
Lacak balik juga berlaku secara internal antar posting dalam blog kita. Sebuah posting yang lebih baru bisa mencantumkan link ke sebuah posting yang lebih lama. Secara otomatis dalam posting yang lebih lama, sebuah entri lacak balik akan dibuatkan. Hal ini tentu saja berguna sebagai mekanisme update atau referensi. Apabila ada pengunjung membaca posting lama kemudian mengetahui ada link terhadap posting yang lebih baru sebagai lacak balik, ia bisa klik link tersebut dan membaca posting yang lebih baru.
Menghidupkan Lacak Balik di WordPress
Untuk menghidupkan lacak balik di WordPress cukup mudah. Login sebagai admin, lalu pilih menu Diskusi dalam kelompok menu Pengaturan. WordPress yang saya pakai berbahasa Indonesia jadi nama-nama menunya juga Bahasa Indonesia. Jika WordPress Anda berbahasa Inggris, silakan disesuaikan.
Centang pilihan “Mencoba memberitahu segala blog yang ditautkan dari artikel (memperlambat pengiriman tulisan)”. Pilihan ini akan membuat WordPress kita secara otomatis mengirimkan ping ke blog atau situs yang link-nya kita cantumkan dalam posting kita. Ini syarat agar posting kita dikenal oleh blog/situs lain dan dibuatkan lacak baliknya.
Kemudian centang pilihan “Izinkan pemberitahuan tautan dari blog lain (ping balik dan lacak balik)”. Pilihan ini akan mengaktifkan fitur lacak balik di blog kita sehingga apabila ada blog/situs lain yang mengirimkan ping, blog kita akan membuatkan link balik secara otomatis.
Contoh Lacak Balik
Saya pernah membuat beberapa link balik ke blog-blog rekan-rekan di wordpress.com yang kebetulan punya visi yang mirip dengan Solusi e-Commerce. Salah satunya adalah ke http://mdianapriyanto.wordpress.com/2009/07/20/template-themes-toko-online-quick-cart-prestashop-wordpress-dan-joomla/. Mungkin saat ini link balik tersebut masih tercantum sebagai comment dalam posting tersebut.
Gambar berikut ini menunjukkan tampilan lacak balik yang terdapat dalam blog tersebut.
Kesimpulan
Lacak balik / pingback / trackback adalah fitur blog yang bisa kita gunakan untuk bertukar link. Dengan menggunakan lacak balik, pertukaran link yang dilakukan bisa menjadi lebih baik kualitasnya karena didasarkan pada kesamaan konten atau hubungan tertentu yang cakupannya hanya dalam satu posting. Apabila digunakan dengan baik dan benar, lacak balik bisa menjadi solusi untuk tukar link atau menggantikan skema piramida link yang berpotensi 'menjauhkan' search engine.







manab informasinya bro…
manab? wah apa tuh manab? BTW terimakasih sudah berkunjung ke blog saya
sangat perlu dicoba
bagus nich infonya mas thanks ya Indrapessor’s Blog
mas kalo di blogspot gimana ???
Blogspot juga mendukung mekanisme lacak balik karena lacak balik adalah mekanisme standard blogging, jadi baik wordpress maupun blogspot mendukung. Caranya saja yg beda.
oh,,,
begitu ya mas!!!
kalo boleh tahu bagaimana caranya ya mas,,, soalnya saya kan masih newbie… jadi masih butuh penjelasan yang mendetail…
makasih sebelumnya…
nuhun pisan….mangfaat pikeun uing nu diajar….salam
thx infonya lsg prakte…. hehee… sekalian tanya mas aq tukeran link users link code dah tak pasang di web tp aq submit url ke web dia kok errorr nya mhn djelasin yaaa, thx aq pake wordpress
mas andree, tukar link-nya dengan cara bagaimana ya mas? Kalau caranya hanya mencantumkan link dalam sidebar seharusnya nggak timbul error yg aneh-aneh karena hanya menampilkan HTML saja.
Silakan dijelaskan lebih lanjut errornya seperti apa?
klo tukar link errorr pas submit url kita ke web dia mslhnya apa? pdhl users link code dah dah dpsg di side bar. thx infonya
emm di web dia kan ada user link code yg hrs tak pasang diside bar, tu udah…… trus gantian aq yg submit ulr ke web dia tp pas submit ada ket intinya periksa link url yg disubmit pdhl dah bnr semua.
Kalau di wordpress, menambah link bisa pakai fasilitas “Add New Link” yg akan tampil dalam Blogroll, atau kita juga bisa pakai widget text. Kalau menggunakan cara pertama (Add New Link), pd saat mengisi Web Address jgn lupa depannya harus ada http://.
Menggunakan cara kedua lebih fleksibel karena HTML-nya kita yg atur, jadi mau bentuknya kayak gimana juga nggak masalah.
Terima kasih, saya coba mas
Kadang kita mau nya tampil dengan gambar di tukar link, tapi rasanya yang ini lebih masuk akal, meskipun blog-ku udah 8 bulan baru dapat dua backlink tapi lumayanlah, …………………..setuju!
mantaps nih…patut dicoba nih…
Terima kasih atas infonya, sangat bermanfaat. ….
thks atas infonya,bermanfaat bt saya yg masih newbie ini..
http://fullydownloadzer.blogspot.com/