Magento Commerce adalah perangkat lunak eCommerce open source yang sangat fleksibel namun cukup kompleks untuk dipahami. Posting ini akan mengetengahkan arsitektur Magento Commerce bagi para calon pemilik toko online yang tertarik untuk memahaminya. Dengan mengerti arsitektur Magento Commece, pemilik toko online akan lebih mudah memahami fitur-fitur administrasi dan lebih efektif melakukan tugas-tugas administrasi dalam Magento Commerce.
Website, Store, dan Store View
Fleksibilitas Magento Commerce tercermin pada kemampuannya untuk memiliki banyak Website (situs), Store (toko), dan Store View dengan hanya meng-instal satu paket (codebase) Magento Commerce dan satu database yang menyimpan data-data Magento Commerce. Dengan kata lain jika kita menggunakan web hosting, kita cukup menyewa satu paket hosting saja untuk bisa memiliki banyak Website, Store, dan Store View. Gambar berikut ini menunjukkan hubungan hirarki antara ketiga elemen tersebut:
Website (Situs)
Website adalah nama beserta kavling kita di internet. Website terdiri atas nama domain yang menunjukkan alamat kita, dan web hosting yang menunjukkan kavling kita. Contoh jika kita ingin punya toko online yang bernama www.toko-baju.com, kita mesti punya website yang bisa diakses melalui browser dengan alamat http://www.toko-baju.com. Satu instalasi Magento Commerce bisa ‘dimiliki’ oleh banyak Website. Dalam gambar di atas terlihat bahwa kita punya dua website yaitu:
- www.toko-baju.com
- www.toko-sepatu.com
Store (Toko)
Store adalah nama toko online kita. Biasanya, dalam satu paket eCommerce, satu website mewakili satu toko online. Dalam Magento Commerce, satu Website bisa terdiri atas banyak toko online. Dalam contoh gambar di atas, Website www.toko-baju.com terdiri atas dua toko online yaitu:
- Toko Baju Dewasa
- Toko Baju Anak
Sedangkan Website www.toko-sepeda.com hanya terdiri atas satu toko online, yaitu Toko Sepeda. Kebanyakan instalasi Magento Commerce hanya terdiri atas satu toko online untuk setiap Website.
Store View
Store View adalah satu konsep dalam Magento Commerce yang menunjukkan bahwa satu toko online (Store) bisa memiliki lebih dari satu view. Store View kebanyakan digunakan untuk membuat bahasa yang berbeda untuk setiap toko online. Misalnya dalam gambar di atas diperlihatkan bahwa Toko Baju Dewasa dan Toko Baju Anak masing-masing mempunyai dua Store View, yaitu Bahasa Indonesia dan English. Masing-masing Store View mewakili toko online yang sama, hanya saja bahasa yang digunakan berbeda, satu untuk toko online berbahasa Indonesia, dan satunya lagi berbahasa Inggris.
Bagi kebanyakan toko online, konfigurasi yang biasa dilakukan adalah satu Website, satu Store, dan satu Store View. Konfigurasi ini juga yang termudah untuk dilakukan dalam Magento Commerce. Namun, bagi pemilik toko online sangat penting mengerti tentang konsep Website, Store, dan Store View dalam Magento Commerce untuk memahami setiap setting-an dalam layar administrasi. Setting-an Magento Commerce bisa memiliki cakupan yang bisa berisi salah satu dari tiga elemen di atas.
Gambar berikut ini memberikan contoh penerapan dari konsep Website, Store, dan Store View. Layar pada gambar tersebut menunjukkan isian form atribut dari sebuah produk dalam Magento Commerce.
Perhatikan bagian yang diberi kotak dalam gambar di atas. Setiap atribut dari sebuah produk dalam Magento Commerce bisa memiliki cakupan [Global], [Website], dan [Store View]. Cakupan [Global] berarti nilai dari atribut tersebut adalah sama di semua Website, Store, dan Store View. Cakupan [Website] berarti untuk produk yang sama, nilai atribut tersebut bisa berbeda untuk Website yang berbeda. Demikian pula untuk cakupan [Store View], yang memperbolehkan perbedaan nilai atribut untuk setiap Store View.
Arsitektur Magento Commerce
Dalam bagian ini saya akan membahas arsitektur Magento Commerce dengan tujuan agar kita mengerti elemen dan terminologi yang dipakai, sehingga memudahkan kita dalam membangun sebuah toko online berbasis Magento Commerce.
Core (Inti)
Core (Inti) adalah mesin-nya Magento Commerce. Bentuknya adalah kode-kode program yang dibuat oleh tim developer Magento Commerce. Core terdapat dalam unduhan paket Magento Commerce, dan akan menjadi berkas-berkas program pada saat di-instal ke server.
Core berfungsi untuk menjalankan hampir semua fungsi dan fitur utama Magento Commerce. Oleh karena versi Magento Commerce terus berkembang, sangat memungkinkan sekali Core akan mengalami perubahan dari versi ke versi. Oleh karena itu kita tidak direkomendasikan untuk mengubahnya walaupun hanya sebagian, karena perubahan kita mungkin akan ditimpa pada saat kita melakukan penggantian versi Magento Commerce ke yang lebih baru.
Extension (Tambahan)
Extension (Tambahan), sesuai dengan namanya, adalah paket yang berisi fitur dan fungsi tambahan di luar fungsi utama Magento Commerce yang terdapat dalam Core. Walaupun fitur Core Magento Commerce sudah mencukupi untuk ber-jualan online, namun ia tidak akan bisa memenuhi semua kebutuhan pemilik toko online yang beraneka ragam. Dengan adanya Extension, Magento Commerce menjadi bersifat fleksibel untuk memenuhi setiap kebutuhan.
Konsep Extension ini memungkinkan seorang pemilik toko online memiliki program sendiri yang sesuai dengan kebutuhan toko online-nya tanpa khawatir programnya akan ditimpa pada saat mengganti versi Core Magento Commerce ke yang lebih baru. Arsitektur Magento Commerce memisahkan antara program Core dan Extension sehingga perubahan salah satu program tersebut secara fisik tidak akan berpengaruh terhadap program yang lain.
Terdapat tiga tipe Extension dalam Magento Commerce, yaitu:
-
Local
Local adalah Extension yang disediakan oleh developer pembuat Magento Commerce.
-
Community (Komunitas)
Community adalah Extension yang dibuat oleh developer lain dan bisa dipakai gratis oleh semua pemilik toko online Magento Commerce.
-
Commercial (Komersil)
Commercial adalah Extension yang dibuat oleh developer lain dan dijual (untuk memperoleh profit) kepada para pemilik toko online Magento Commerce yang berminat membelinya.
Module (Modul)
Istilah Module mungkin sudah familiar bagi Anda yang pernah memakai paket eCommerce atau CMS produk lain. Module adalah Extension dalam Magento Commerce yang berfungsi untuk melakukan fungsi tertentu. Contohnya adalah modul pengiriman order khusus Indonesia, atau modul pembayaran melalui bank khusus Indonesia.
Interface, Theme, Layout, Template, dan Skin
Interface, Theme, Layout, Template, dan Skin dalam Magento Commerce adalah elemen-elemen yang mendefinisikan tampilan visual toko online. Dengan elemen-elemen tersebut, tampilan Magento Commerce bisa dibuat se-fleksibel mungkin dengan cara menerapkan elemen-elemen yang berbeda sesuai dengan kebutuhan.
Gambar berikut ini menunjukkan hubungan hirarki elemen-elemen tersebut:
Interface
Interface adalah kumpulan Theme yang berfungsi mendefinisikan tampilan dan interaksi layar dalam Magento Commerce.
Theme
Theme adalah kumpulan Layout, Template, dan Skin yang mendefinisikan tampilan dan interaksi layar dalam Magento Commerce.
Magento Commerce memiliki fitur untuk menjalankan dua Theme yang berbeda pada saat yang bersamaan. Berdasarkan fitur ini, Magento Commerce mendefinisikan dua jenis Theme:
- Default Theme, merupakan Theme yang harus ada dalam semua Interface. Theme ini harus memiliki kombinasi lengkap dari Layout, Template, dan Skin yang dibutuhkan agar kita bisa menjalankan toko online Magento Commerce tanpa error.
- Non-Default Theme, merupakan Theme tambahan yang dibuat sesuai keperluan. Pemakaian Theme ini biasanya per musim jualan tertentu. Misalnya pada saat musim jualan Lebaran, kita bisa membuat Non-Default Theme yang bernuansa suasana Lebaran.
Layout
Layout berbentuk berkas XML yang mendefinisikan struktur blok dari sebuah halaman dalam Magento Commerce. Layout juga bisa memberikan informasi meta dan encoding pada sebuah halaman. Layout diterapkan per modul, dimana setiap modul memiliki Layout yang berbeda.
Template
Template berbentuk PHTML, yaitu kombinasi antara (X)HTML dan skrip PHP yang berguna untuk menjalankan logic tertentu yang berhubungan dengan aspek visual dari fitur Magento Commerce.
Skin
Skin adalah blok yang berisi kumpulan definisi CSS, gambar, dan javascript yang melengkapi (X)HTML pada sebuah Template.
Block (Blok)
Block adalah cara Magento Commerce merepresentasikan fungsi sebagai satu kesatuan modular yang bisa diatur baik secara visual maupun fungsional. Terdapat dua jenis Block yang bekerja sama satu dengan yang lain dalam membentuk hasil keluaran visual. Kedua jenis Block tersebut adalah:
-
Block struktural
Block jenis ini mendefinisikan area-area sebuah halaman secara struktural, seperti misalnya header, kolom kiri, kolom utama, dan footer. Gambar berikut ini adalah contoh Block struktural pada sebuah halaman:
-
Block fungsional
Block jenis ini mendefinisikan area tertentu sebagai satu area fungsional pada sebuah halaman. Misalnya pada header kita bisa menampilkan Block yang kita namakan Site Navigation yang akan diisi dengan HTML yang menampilkan menu untuk pelanggan dalam melakukan navigasi terhadap toko online. Gambar berikut ini menampilkan contoh Block fungsional pada sebuah halaman:
Kesimpulan
Sebagai pemilik toko online sebaiknya kita mengerti elemen-elemen Magento Commerce berupa Website, Store, dan Store View, serta hubungan hirarki antara ketiga elemen tersebut. Kita juga perlu mengerti terminologi dalam arsitektur Magento Commerce berupa Core, Extension, Module, Interface, Theme, Layout, Skin, dan Block. Dengan mengerti arsitektur Magento Commerce kita akan lebih mudah memahaminya, dan lebih efektif dalam membangun sebuah toko online yang dijalankan oleh Magento Commerce.








konten yang bagus dan bermanfaat sebenarnya, sayang saya tidak bisa menjangkau. maklum lah gaptek. salam kenal balik bos
Hoi fren, saya balas kunjungan nih. Hm… saya baru tahu web app yang ini. Coba ah. Oya, artikelnya kepanjangan, kalau buat review. Sedang kalau buat tutorial terlalu dikit. Hehe… cuman saran.
Terimakasih atas inputnya. Topik Magento ini rencananya akan saya bawakan sedikit demi sedikit, meliputi overview, toturial, how to, dan lain-lain.
salam kenal juga!! aslinya artikelnya bagus n lengkap tapi g’ terlalu panjang? n kata-katanya agak sulit di mengerti bagi pemula!!!
Saya menghargai sekali inputnya, agar tulisan berikutnya bisa lebih mudah dimengerti.
Lam kenal mas.. Mau nanya ah.. Kalau hrga PC pntm 4 rakitan brpa ya? Klu scondnya brpa? Trs apa bedanya ma rkitn pbrik. Maaf ni kebanyakan nanya-nya. Mksh
Wah saya nggak bisa menjawab, soalnya bukan ahlinya
, coba deh jalan-jalan ke Mangga Dua dan tanya-tanya sama ahlinya di sana
wah tulisan yg berbobot, tapi aku ga mudeng heee
wow, tulisan yang bagus. Insya Allah kapan2 mampir lagi utk belajar lebih jauh
Salam kenal mas
thanks dah mampir duluan.
tulisannya bagus2 dan fokus banget bahasannya
postingan berbobot cuma perlu fokus mbacanya biar paham betul and terima ksih udah mampir ke blokku
Magento memang agak ‘berat’, dari semua yg sudah saya ulas di sini, Magento paling membutuhkan energi
tempat yang pas untuk belajar toko online nich.. thanks udah sharing..
Dari dulu gw pengen banget bikin toko online. tapi belum dapet apa yg pengen dijual
Assalamu’alaikum,
Info yg disampaikan di tulisan ini sangat bagus dan bermanfaat, terima kasih sudah sharing ke kita semua. (Dewi Yana)
mas agus.. tulisannya berad sekali saya gag mudeng sama sekali..hehe.. magento buat apa sih..?
Magento,, gw seh udah lama kenal.. cuman dah lama gak ku utak atik lagi
gara-gara WP neeh.. Magento jd lupa sama sekali
thanks yaa ulasannya menarik skaliii
gak terlalu paham mas, tapi yang jadi menarik untuk saya adalah aplikasi ini opensource, sangat bermanfaatl
salam kenal
Thanks Infonya Bung.. semoga bermanfaat
Thanks infonya mas
Maaf baru sempat main ke sini sekaligus membalas kunjungan mas ke blog saya
Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya disana.
Btw, saya sangat tertarik dan berterima kasih atas artikel dan info seputar CMS E-Commerce di blog mas Agus ini. Hal yg menarik bahwa perangkat lunak open source sangat membantu dalam pengembangan IT tanpa harus terikat vendor apalagi membajak (selain juga menhemat anggaran).
Terima kasih mas Agus dan salam kenal
luar biasa 3x..
Kunjungan balasan Mas Agus, saya baca-baca ya mas.. tulisannya bagus2..
sbenarnya kurang ngerti klo masalah satu ini…

maklum bukan nak kuliahan,gaptek lagi
nice info dech..salam kenal.. coex
makasih dah mampir ke web saya, mas. dan kunjungan balasan ini sungguh berarti. hehehe.. saya belum akrab ama magento. yg pernah saya coba baru virtualmart di joomla.
jadi nambah info deh. hehehe
Wah, Open Source ya? sayang saya buta akan pemograman.
memakai produk open source nggak perlu tau pemrograman…, kecuali kalau kita mau kustomisasi itu memang perlu skill pemrograman.
Posting pilihan saya dari teman-teman blogger yg (mungkin) berkaitan dengan tulisan ini:
» E-commerce (2)
» E-commerce (1)
» Bingkai Gradasi pada Halaman HTML
Posting terpilih dr teman-teman blogger yang (mungkin) berkaitan dengan tulisan ini:
» E-commerce (3)
» E-COMMERCE – The Real Business in The Virtual World
» E-commerce (4)
Wah mantabs nih, pertama kali ngunjungi blog mas Agus..tulisannya bagus2.
Boleh ya mas nanti klo saya jadikan salah satu referensi dan sumber buat tulisan saya ?
Saya juga mau tanya nih..klo mau publish magento dimana ? klo bisa yang gratis ya..hehe
makasih each udh mengunjungi blog Q…q msh pengguna blog baru..jadi perlu kritik n saran,,,,bwt isi blog anda,,sangat menarik buat pengertian saya….Tuhan memberkati…
Sangat menarik sekali, saya langsung aja coba praktekkan dulu untuk langkah awal bagaimana itu magento seperti di http://www.magento.hostingterbaik.com
Ternyata installnya mudah dan tampilan default-nya bagus juga yaa…
Salam
Tulisan pilihan saya dari teman-teman blogger yg (mungkin) berkaitan dengan tulisan ini:
» CMS Toko online gratis – free e commerce
» e-Commerce (Toko Online version 2.0)
» Online Commerce for Local Market (part 1)
Alhamdulillah nambah ilmu baru tentang magento. Makasih yah artikelnya menarik2. si aku Bakalan jadi pengunjung setia nih keknya
sip boz…!!!:D
pengen tahu lebih banyak nih ttg magento…kelebihan dan kekurangan di banding virutemart……bisa tolong kasih link website yg make magento???
Mantap bos .. lam kenal kunjungi balik neh blog-nya. Keren .. mengulas eccommerce. Bisa jadi pertimbangan neh. Soalnya saya juga bingung mo pake produt yang mana, Zencart, Magento, Opencart, Prestashop, dll. Mungkin perlu diulas satu produk sampai detail he…he.. !
mas tolong muat tutorial cara bikin templatenya dong….makasih
keren banget
ulasannya menurut saya sudah cukup bagus
saya tunggu postingan terbarunya
Terimakasih ricky, tentu saya masih akan menerbitkan posting-posting terbaru berkaitan dengan Magento, keep tune in aja di blog ini.
nice article mas..ngikutin terus ah serialnya..
lagi belajar magento juga nih..menarik2x..thanks dah sharing2x mas
Thanks mas Hery, Magento memang lumayan kompleks, lebih kompleks dibanding paket e-commerce open source lainnya.
terima kasih banget nih artikelnya. aku mau coba ah. kalau nanti ada masalah, boleh konsultasi?
Terimakasih mas atas komentarnya. Silakan berkomentar di posting yg hendak ditanyakan mas, jika saya bisa menjawab tentu saja akan saya jawab.
saya sudah upload magento di hosting. nah, masalahnya ketika baru mau instalasi, prosesnya terhenti dengan peringatan :
PHP extension “pdo_mysql” must be loaded.
Please set all required settings before clicking Continue
saya nggak ngerti solusinya.
mohon dibantu.
terima kasih, jabat erat!
Berarti web hosting-nya belum meng-instal pdo_mysql. Harus di minta ke staff support mereka untuk menginstal pdo_mysql kalau Magento mau jalan. Kalau mereka nggak mau meng-instal berarti web hosting-nya tidak mendukung Magento, harus pindah ke web hosting lain.
oh begitu toh. pantesan gak bisa2 kuutak-atik, eh malah lupa lagi kode aslinya. hehehe, maklum pemula. terima kasih ya mas informasi berharganya.
mantap mas!
kalo boleh tahu saya bisa kunjungi estore mas Suhanto dimana ya?
trusmi.com, renang.com pakai Magento…. ebizkit.com (in progress) pakai OpenCart… opencart.web.id (in progress) pakai WordPress… masih lg nyari toko berikutnya yg bisa dipakaikan PrestaShop