Magento Commerce untuk Jualan Online
Magento Commerce adalah salah satu paket perangkat lunak eCommerce open source buatan Irubin Consulting yang saya rekomendasikan untuk jualan online tingkat menengah dan lanjut. Fleksibilitas Magento Commerce dalam melakukan konfigurasi toko online dan memajang aneka ragam jualan online, yang dilengkapi dengan modul pengiriman dan modul pembayaran yang solid membuatnya layak untuk menjalankan toko online profesional. Posting ini akan membahas apa itu Magento Commerce, fitur tingkat dasar dan lanjutnya, dan apa untungnya buat kita.
Apa Itu Magento Commerce
Megento Commerce adalah sebuah perangkat lunak yang berfungsi untuk menjalankan situs web yang berjualan secara online, atau lazim disebut dengan web eCommerce. Ibarat sebuah mobil, Magento Commerce adalah mesin-nya mobil tersebut. Mesin inilah yang menjalankan proses berjualan secara online. Mesin ini lah yang memajang barang atau jasa jualan kita kepada calon pelanggan, memproses order pelanggan, menghitung biaya pengiriman, menyediakan berbagai mekanisme pembayaran, memberi tahu status order kepada pelanggan, dan lain sebagainya.
Bagi pemilik jualan online, Magento Commerce juga memudahkan banyak hal. Dari mulai mengisi katalog produk, mengelompokkan produk dalam kategori, memajang gambar produk, mengatur inventory, melakukan promosi, melihat laporan penjualan, dan lain sebagainya. Pemilik toko online tidak perlu tahu detil teknis bagaimana toko online-nya dijalankan. Yang perlu dilakukan adalah mengunduh Magento, meng-instal-nya, dan mengkonfigurasinya di dalam sebuah situs web. Hal-hal teknis di luar jualan tinggal diserahkan ke Magento Commerce.
Magento Commerce adalah perangkat lunak open source yang disokong oleh sebuah perusahaan bernama Irubin Consulting. Perusahaan inilah yang membuat dan mengembangkan Magento Commerce. Perusahaan ini pula yang menyediakan dukungan layanan Enterprise berbayar kalau memang dibutuhkan. Walaupun demikian, versi gratis dari Magento Commerce bisa kita unduh dan bebas kita pakai, selama memenuhi syarat-syarat yang diatur dalam lisensinya.
Fitur eCommerce Dasar pada Magento Commerce
Sebuah situs web harus memenuhi fitur-fitur dasar eCommerce untuk menjalankan fungsinya sebagai sarana untuk ber-jualan online. Definisi fitur dasar yang menjadi acuan tulisan ini berasal dari buku The Design of Sites. Pengarang buku ini telah melakukan riset terhadap situs-situs eCommerce yang berkenal dan berhasil di dunia seperti misalnya amazon.com, dan mendefinisikan pola-pola yang mesti terdapat dalam sebuah web eCommerce.
Magento Commerce bisa menjadikan sebuah situs web memiliki hampir semua fitur dasar eCommerce. Berikut ini adalah daftar fitur-fitur dasar web eCommerce menurut The Design of Sites dan bagaimana Magento Commerce memenuhi fitur-fitur dasar tersebut:
-
Tampilan Produk
Gambar atau video produk harus ditampilkan semenarik mungkin dalam toko online untuk menarik minat calon pelanggan. Demikian juga informasi vital produk seperti harga, deskripsi, ketersediaan, dan fitur. Magento Commerce memiliki modul penampil produk dalam bentuk daftar, tabel, dan detil yang akan ditampilkan sesuai dengan konteks layar yang diakses oleh calon pelanggan.
-
Keranjang Belanja
Keranjang belanja atau shopping cart telah menjadi ciri setiap web eCommerce. Fungsinya sama dengan keranjang belanja di toko offline yang menampung produk sebelum diproses di depan kasir. Magento Commerce juga mengimplementasikan keranjang belanja sebagai 'wadah' virtual untuk produk-produk yang dibeli oleh pelanggan sebelum proses checkout.
-
Proses Checkout
Proses checkout pada Magento Commerce memudahkan pelanggan berbelanja online dengan memandu pelanggan langkah demi langkah untuk menyelesaikan belanjanya tanpa adanya hambatan.
-
Alamat Pengiriman
Produk yang dibeli oleh pelanggan akan diantarkan kepada alamat yang diisikan oleh pelanggan. Magento Commerce menyediakan fleksibilitas untuk memasukan alamat yang menjadi tujuan pengiriman produk kepada pelanggan.
-
Metode Pengiriman
Dengan tersedianya berbagai macam layanan jasa pengiriman atau kurir membuat pelanggan bebas memilih kurir yang ia sukai. Magento Commerce memudahkan pelanggan melakukan pemilihan kurir ini dengan menyediakan modul pengiriman yang fleksibel.
-
Metode Pembayaran
Magento Commerce juga menyediakan metode pembayaran yang fleksibel sehingga memudahkan pelanggan memilih metode pembayaran yang ia sukai. Paypal dan Google Checkout adalah dua metode pembayaran terkenal yang didukung oleh Magento Commerce.
-
Ringkasan Order
Sebelum pelanggan mengkonfirmasi order-nya, Magento Commerce akan menampilkan sebuah layar ringkasan mengenai order yang telah dilakukan oleh pelanggan.
-
Konfirmasi Order
Order perlu dikonfirmasi agar bisa diproses lebih lanjut. Magento Commerce menampilkan layar konfirmasi order ini sebagai langkah terakhir dalam proses checkout.
-
Kemudahan Retur
Magento Commerce sampai versi
1.3tidak menyediakan modul retur secara langsung. Namun modul tersebut bisa ditambahkan di atas Magento Commerce sebagai plug-in.
Fitur eCommerce Lanjut pada Magento Commerce
Selain fitur-fitur dasar, sebuah web eCommerce yang bagus juga memenuhi beberapa fitur lanjut. Fitur lanjut didefinisikan sebagai fitur yang tidak mesti ada dalam sebuah web eCommerce, namun apabila fitur tersebut ada, ia akan menambah nilai dari web eCommerce tersebut. Berikut ini adalah daftar beberapa fitur eCommerce lanjut menurut The Design of Sites, dan bagaimana Magento Commerce memenuhi fitur-fitur tersebut:
-
Produk Pilihan
Magento Commerce bisa dikonfigurasi untuk menentukan produk pilihan berdasarkan kriteria yang didefinisikan oleh pemilik toko online. Pilihan tersebut biasanya berdasarkan musim atau promo tertentu.
-
Cross-Selling dan Up-Selling
Magento Commerce mendukung fitur cross-selling dan up-selling secara langsung. Kalau dalam toko offline, cross-selling ini seperti menempatkan majalah atau permen di dekat mesin kasir, sehingga setiap pelanggan akan melihatnya sebelum selesai berbelanja. Sedangkan up-selling adalah penawaran terhadap produk yang 'memiliki nilai lebih' dibandingkan dengan produk yang dibeli pelanggan.
-
Rekomendasi Produk
Berdasarkan pola belanja pelanggan, sebuah situs web eCommerce bisa merekomendasikan produk tertentu kepada pelanggan. Magento Commerce sampai versi
1.3belum mendukung fitur ini secara langsung. Namun tentu saja bisa ditambahkan melalui plug-in. -
Tujuan Pengiriman Jamak
Tujuan pengiriman jamak memungkinkan produk dikirimkan ke lebih dari satu alamat. Magento Commerce mendukung fitur pengiriman jamak ini lewat opsi yang bisa diatur di layar administrasi.
-
Belanja untuk Hadiah
Berbelanja secara online memungkinkan pelanggan untuk membeli produk sebagai hadiah buat orang lain. Magento Commerce mendukung fitur belanja untuk hadiah ini secara langsung.
-
Pelacakan Order dan Catatan Order Lama
'Pelacakan Order' memungkinkan pelanggan untuk mengetahui status order-nya secara online. Sedangkan 'Catatan Order Lama' berisi data-data order yang telah dilakukan oleh pelanggan tersebut di masa yang lampau. Magento Commerce mendukung kedua fitur ini secara langsung.
Apa Untung (dan Rugi)-nya Magento Commerce Buat Kita
Salah satu keuntungan menggunakan Magento Commerce adalah gratis. Bagi calon pemilik toko online bersekala kecil sampai menengah, hal ini tentunya meringankan biaya untuk bisa memiliki toko online. Walaupun demikian, Irubin Consulting, sebagai perusahaan yang berdiri di belakang Magento Commerce menyediakan layanan berbayar yang mungkin diperlukan pada saat bisnis kita mencapai tingkat enterprise.
Salah satu konsekuensi menggunakan produk gratis adalah kemandirian untuk mencari tahu dokumentasi untuk menggunakan Magento Commerce. Hal ini karena versi gratis tersebut tidak disertai layanan dukungan dan bantuan dari Irubin Consulting sebagai perusahaan pembuat Magento Commerce.
Keuntungan berikutnya adalah fleksibilitas. Magento Commerce telah dirancang sedemikian rupa sehingga cukup fleksibel dan bisa dikonfigurasi berdasarkan kebutuhan calon pemilik toko online. Salah satu fleksibilitas ini terdapat dalam penentuan jumlah toko dan penamaan masing-masing toko, beraneka ragamnya tipe produk, penentuan atribut produk yang tidak terbatas, metode pengiriman, dan metode pembayaran.
Konsekuensi dari fleksibilitas adalah kompleksitas. Magento Commerce relatif cukup kompleks sehingga kita perlu waktu untuk memahami arsitektur beserta kompleksitas yang menyertainya. Namun apabila kita sudah mengerti arsitekturnya dan mencoba fitur-fiturnya, Magento Commerce akan terasa mudah.
Screenshot
Gambar-gambar berikut menunjukkan screenshot dari Magento Commerce yang dijalankan dalam laptop saya (lokal).
![]() |
![]() |
![]() |
|
Kesimpulan
Magento Commerce adalah perangkat lunak yang menyediakan fitur-fitur dasar dan lanjut untuk membangun sebuah web eCommerce untuk ber-jualan online. Magento Commerce bisa diunduh dan dipakai secara gratis, selain pilihan berbayar yang ditawarkan oleh perusahaan pembuatnya yaitu Irubin Consulting. Fleksibilitas Magento Commerce membuatnya cocok untuk menjalankan toko online tingkat menengah dan lanjut. Walaupun demikian tingkat kompleksitasnya relatif cukup tinggi sehingga memerlukan waktu untuk bisa memahami dan menggunakannya.
Tulisan Terkait:
Menyukai tulisan ini?
Lacak balik tidak dihidupkan.








Agustus 19th, 2009 - 19:43
klop,
aku suka tulisannya yang runtut
ilyas afsoh
Agustus 19th, 2009 - 22:09
aslmlkm, salam sukses aja gus, trima kasih…
Agustus 19th, 2009 - 22:09
thanks dah mampir bos
kok tahu ya klo aku lagi coba-coba buat blog untuk pada akhirnya bisa dijadikan toko online….?????
artikelnya asyik2 nih. bener2 bisa buat referensi
bagi2 terus ilmunya bos ya……
sukses selalu
Agustus 20th, 2009 - 09:03
waduh infonya menarik mas…salam kenal
Agustus 20th, 2009 - 11:16
hmmm…
asik juga kyknya
Agustus 20th, 2009 - 13:54
menurut bro, apa perbedaan paling mendasar antara magento dan joomla dari segi ecommerce ?
Agustus 20th, 2009 - 14:22
Hendra,
Magento khusus buat e-commerce yg ada CMS-nya dikit-dikit; Joomla pd dasarnya adalah CMS yg bisa juga buat e-commerce dgn bantuan plug-in
Agustus 20th, 2009 - 15:11
asik tulisannya, mas mau izin klo tulisannya saya copy boleh gak, untuk catatan pribadi atau mungkin orang lain yang butuh…makasih
Agustus 20th, 2009 - 15:27
Silakan mas Surya, policy salin dan sadur saya tempelkan di sidebar
Agustus 20th, 2009 - 21:23
nice info bro…..
cuma saya masih blum mengerti cara makenya, pake bahasa inggris sh…..
mohon bantuannya…..
salam kenal…..
Agustus 21st, 2009 - 04:38
Dooney, semoga saya bisa membahas Magento Commerce lebih lanjut dalam posting-posting mendatang
Agustus 21st, 2009 - 05:57
bagus sekali, salut… wacana baru buat saya..
trims
Agustus 21st, 2009 - 09:05
*kunjungan balasan*
Thanks sudah ketempat saya .. btw itu logo Magento koq mirip-mirip dengan logo Bank BTN ya??
Agustus 21st, 2009 - 10:33
Erander, bener juga setelah banding-bandingkan logonya mirip punya BTN
Agustus 21st, 2009 - 13:27
salam kenal juga. internetada.wordpress.com
Agustus 21st, 2009 - 13:48
jadi, kalo pake magento lebih aman ga sih?
saya rencana mau bikin e-commerce juga nih.
Agustus 21st, 2009 - 14:34
Fitur keamanan standar dari Magento adalah SSL. Untuk di-hosting memang agak susah untuk bisa menerapkan SSL. Salah satu solusinya bisa dengan menggunakan secure checkout dr Paypal maupun provider lain yg sudah bonafide.
Kalau dari sisi code, Magento itu kan open source dan dimonitor oleh banyak developer, sehingga kalau ada lubang dari sisi security bisa segera diketahui dan dilaporkan ke core development team-nya.
Agustus 21st, 2009 - 16:54
“Fleksibilitas Magento Commerce membuatnya cocok untuk menjalankan toko online tingkat menengah dan lanjut”
diriku tertarik ini. hmmm…
nanti kalo sudah ketauan mo bisnis apaan
salam
Agustus 21st, 2009 - 17:50
wah, boleh juga tuh mas Agus,
saya memang lagi mo belajar e-commerce…
tak unduh yooo…
ciamik :i
Agustus 22nd, 2009 - 06:33
Blog nya bagus, banyak ilmu yang didapat dari blog ini.dan terimakasih kunjungannya.Kalau punya saya asal2an ya ,isi nya copy paste baru belajar, otodidak ceritanya.
Agustus 22nd, 2009 - 17:22
keren om blognya, sangat membantu sekali..
salam kenal om
Agustus 22nd, 2009 - 17:49
Magento itu orang jawa nyang bikin. Kalo orang sunda jadi magenta..
Kalo kata karyawan lapindo : (ogah) mengganti.
Agustus 22nd, 2009 - 18:49
saya coba2 dLu dh Magentonya..
Agustus 22nd, 2009 - 23:11
Wah, enak ya kalau menggunakan engine ini.
Tapi kira-kira mudah di-hack nggak ya?
Makasih.
Agustus 23rd, 2009 - 16:19
Magento ini dapat diintegrasikan dengan WP atau tidak, Mas Agus?
Agustus 24th, 2009 - 07:18
Mas Kombor, Magento ini aplikasi yg berdiri sendiri. Untuk integrasi dengan WP mestinya bisa dilakukan asalkan salah satunya merupkan sub-domain dari yg lain, misalnya domain utama kombor.com, bisa dipasangin magento di store.kombor.com… gitu kira-kira mas
Agustus 24th, 2009 - 09:34
Mas Edi,
Kita nggak bisa jamin suatu aplikasi 100% bebas dari lobang yg bisa dimasukin hacker. WordPress saja sampai versi 2.8.3 ternyata punya lubang yg cukup berbahaya pada versi reset password admin.
Tapi untuk Magento, fitur keamanan standardnya adalah SSL. Hanya saja untuk pakai SSL ini kita perlu ‘membeli’ certificate. Bisa aja sih sewa sertificate tahunan. Kendala lain ada di hosting yg tidak selalu support SSL. Mungkin paling bagus kalau kita pakai VPS sendiri.
Agustus 25th, 2009 - 04:03
Tulisan pilihan saya dr teman-teman blogger yg (mungkin) berkaitan dgn tulisan ini:
» CMS Toko online gratis – free e commerce
» Membuat Toko Online Berbasis WordPress Dengan WP-eCommerce
» Online Commerce for Local Market (part 1)
» Membuat Toko Online Berbasis WordPress Dengan eShop
» Membuat Toko Online Dengan Joomla dan VirtueMart (1)
» Langkah Pertama Membuat Toko Online
» UTS e-commerce
» Aman dan Nyaman Berbelanja Online
» Membuat Toko Online dengan Quick Cart
» template / themes toko online quick cart, prestashop, wordpress dan joomla
Agustus 25th, 2009 - 22:26
Tq mas agus..Dh mampir n coment di blog q..Q tunggu saranx,q bru blajr blog..
Agustus 25th, 2009 - 22:33
Tq mas agus..Dh mampir n coment di blog q..Lam knal jg y.!?Q tunggu saranx,q br blajr blog..Mash awam bngt tntang blog..
Agustus 26th, 2009 - 10:07
mas Agus,
mohon ijin untuk menampilkan link post ini di new post saya yg baru..
suun yo mas
franzca
Agustus 27th, 2009 - 06:03
tulisannya panjang banget
Agustus 27th, 2009 - 09:17
Update 27 Agustus 2009 – Koreksi:
Magento 1.3 sudah mendukung belanja untuk hadiah melalui fitur Gift Message, koreksi sudah dilakukan dalam posting.
Agustus 27th, 2009 - 18:57
Update 27 Agustus 2009 – Koreksi:
Magento 1.3 sudah mendukung fitur pengiriman jamak lewat opsi yang bisa diatur di layar administrasi. Koreksi sudah dilakukan dalam posting.
Agustus 31st, 2009 - 05:03
Salam kenal juga mas Agus, blog bagus bgt, isinya berbobot, mksh buat info2 IT nya, ditunggu artikel2 selanjutnya..
Agustus 31st, 2009 - 10:29
Wah ini dia yang saya butuhkan buat bikin online store rumahjahithaifa…..cuma makenya gimana ya ?….atau punya info ngk mas untuk jasa pembuatan dengan magento itu kira-kira berapa ya ?
terimakasih
Agustus 31st, 2009 - 11:26
Terimakasih ibu Susi. Magento memang sangat fleksibel, namun juga kompleks. Untuk saat ini saya belum bisa memberikan solusi menyeluruh untuk Magento, tapi sedang in progress. Semoga nanti kalau kami sudah siap dengan solusi Magento secara menyeluruh, kami bisa membantu memberikan solusi untuk rumahjahithaifa.
September 5th, 2009 - 00:31
Informasi yang bagus Mas Agus..
ada satu contoh webstore magento yang pernah saya lihat
http://www.distroplaza.com
bagus tuch, coba mas agus bisa implement kayak gitu.
Sekalian numpang Juwalan..
Jual Kue Lebaran Murah, mulai dari Rp. 12.500 /toples @500 grm
September 6th, 2009 - 23:12
Mau nanya mas,cara pakai rupiah di magento gmn ya?Thx..
September 7th, 2009 - 11:11
Magento mengenal dua istilah untuk mata uang:
* base currency,
* display currency
Jika barang2 kita ingin diukur dalam USD, kita bisa menjadikan base currency-nya USD, tapi display currency-nya IDR. Dengan cara ini kalau nilai tukar rupiah terhadap dolar bergerak, harga barang akan ikut ter-update otomatis berdasarkan nilai tukar tsb.
Tapi kalau base currency dan display currency dua-duanya rupiah, that’s fine, kita nggak perlu maintain currency rate.
Cara setup mata uang adalah sbb:
* masuk ke menu admin – system – configuration, di menu sebelah kiri pilih Currency setup. Anda bisa mengatur base currency dan display currency dari sini.
* masuk menu admin – manage currency rate. Anda bisa mengatur nilai tukar rupiah terhadap dolar dari sini.
Nilai tukar rupiah / dollar bisa juga di update otomatis dengan web service.
Magento sangaaat fleksibel, I love Magento
September 8th, 2009 - 15:12
Tulisan terpilih dari rekan-rekan blogger yg (mungkin) terkait dgn posting ini:
» multiply ditutup banyak toko online jualan online tidak bisa diakses
» Prospek jualan di Internet 2008
» Perusahaan E-Commerce
September 10th, 2009 - 09:49
Saya tertarik dengan Toko Online dng Magneto ini. Saya punya produk2 dokumen elektronik/ data elektronik yang saya ingin jual online apakah bisa pakai Magneto ini yach.?
Trims
September 10th, 2009 - 12:31
Bisa. Magento (bukan Magneto, temennya X-Men loh mas
) support downloadable product.
September 10th, 2009 - 09:54
Terima kasih ulasan yg sangat membantu saya dlm mempertimbangkan alternatif membuat toko online. sekali lg, makasih yaa..
September 10th, 2009 - 10:25
Kalo masalah hosting yang cocok gmn? soalnya di forumnya di tulis kalo magento ini memakan resource yang cukup besar, jadi jika menggunakan shared hosting memungkinkan untuk di suspend.
Kira2 ada saran hosting yang cocok untuk mageto?
September 10th, 2009 - 12:30
Sebaiknya bilang dulu ke yg punya hosting, boleh nggak jalanin Magento, terus server-nya support apa nggak… Kalau di awal sudah ada MOU, seharusnya tidak sampai di suspend.
Bisa juga nyoba VPS, dimana kita punya kontrol penuh terhadap server.
September 10th, 2009 - 11:21
salam kenal mas,
artikel yang menarik banget mas. Oiya, menurut mas, bila dibandingkan dengan OsCommerce, ZenCart, QuickCart, PrestaShop, dll …. web e-Commerce mana yang paling memudahkan pembeli untuk melakukan proses pembelian ??
Terima kasih buat mas Suhanto, Sukses Selalu
September 10th, 2009 - 12:26
yg paling sederhana, one page checkout, dan membolehkan checkout as guest…
Magento bisa dibuat seperti itu, quick.cart juga sangat sederhana
September 11th, 2009 - 11:58
Salam kenal mas
Terima kasih ilmunya. Sangat bermanfaat lo buat saya yang masih pemula
September 13th, 2009 - 03:11
lam kenal mas thanks banget atas informasinya,…..
September 17th, 2009 - 10:20
Bos, salam kenal and thanks for the information
September 18th, 2009 - 09:34
Di install ke hostgator bisa ga ?
September 30th, 2009 - 04:31
Wah, harus ditanya ke personil hostgator apakah support Magento Commerce atau nggak nih… Library yg dipakai standard, cuman keperluan memory-nya memang agak tinggi. Mungkin hosting provider punya pertimbangan khusus berkaitan dgn Magento Commerce.
Oktober 5th, 2009 - 14:40
hlo mas agus…maksih yah udh mampir k blog sya
wah postingnnya bagus yah tambah2 informasi buat saya
slam kenal yee….
November 4th, 2009 - 17:53
Assalamualaikum, saya sangat suka sekali dengan tulisan bung Suhanto mengenai Magento. Selain Penjelasan cukup rinci, gaya penulisannya pun dapat dengan mudah dimengerti oleh pemula.
Saya dari pemilik Jasa Layanan Hosting ingin menginformasikan bahwa, server IIX kami sudah support untuk di install Magento. Bilamana ada rekan2 ingin menginstall Magento di server atau Shared Hosting kami, maka kami akan membantu untuk menginstallnya hingga running / berjalan normal (tidak termasuk modifikasi tampilan & input item).
Anda cukup Upload File Magento yang di download dari Website Magento, selanjutnya kami yang menangani. Atau jika anda ingin menambah ilmu kami akan pandu langkah demi langkah, sehingga anda akan memiliki pengalaman menginstall Magento dan dapat membagi ilmunya dengan yang lainnya.
Salam hormat,
Uzack.Com
November 4th, 2009 - 20:26
magento ini gede banget file instalasinya, separuh space hostingan saya habis untuk engine magento sajaha,
itu belum termasuk image katalog produk dan sebagainya,
November 5th, 2009 - 03:20
memang hampir mendekati 100MB
November 11th, 2009 - 15:30
bos masalah bahasa gimana? bisa bahasa indonesia tidak. maksudnya bisa di setting bahasa indonesia ndak